Cobalah untuk melangkah melihat dunia

Hirup udara segar yang selalu melambaikan keindahan dipagi hari

Nikmati setiap embun yang bersatu merasuk dan simpan didalam dada

Lepas semua kenangan yang tersimpan dari setiap sesal dan yakinlah semua akan kembali

 

Bernafaslah dengan sepenuh hati dan rasakan

Rasakan udara yang melintasi kesediahmu..

Rasakan udara yang merasuk mengobati luka dihatimu

Rasakan bahwa Tuhan masih memberimu nafas yang indah

Baru kemarin kita bersenang-senang dengan mengikuti audisi bersama, baru kemarin juga kita saling berbagi informasi tentang recommended movies dan baru kemarin juga aku main ke rumahnya. Aku masih melihat dia tersenyum, aku juga masih melihat kakaknya sedang menyusun skripsi.

Kemarin malam saya mendapat informasi bahwa rumah yang saya kunjungi kemarin lusa terbakar habis oleh kobaran api yang saya tidak tau asalnya. Apa lagi yang harus saya perbuat, sebagai seorang sahabat saya hanya bisa mendo’akannya, saya akan berbuat sesuatu semampu saya.

Mungkin kamu sudah terlalu sering mendengar kata “sabar ya..” atau “pasti ada gantinya..” Atau apapun itu lah.., saya tidak akan mengatakan itu karena saya tau kata-kata “sabar” itu tidak akan membuat kamu sesabar orang-orang yang bilang “sabar”. saya tidak pernah merasakan cobaan sebesar yang kamu alami, tetapi saya tau benar bagaimana rasanya kehilangan. Ketika kamu kehilangan akan banyak orang yang bilang “sabar ya semoga Alloh menggantikannya kelak” itu memang kata-kata yang puitis banget dan saking puitisnya kata-kata itu sangat popular bahkan menjadi Ost. Untuk orang-orang yang baru saja kehilangan. saya mengerti benar bahwa kata-kata itu tidak banyak membantu kamu untuk bersabar, akan lebih baik jika kata-kata sabar itu dapat secara langsung disampaikan tanpa perantara media apapun melainkan media kasih sayang. Kesabaran sejati hanya akan tumbuh ketika kamu sudah menerima semuanya, Menerima semua hal yang telah hilang dalam hidup kamu. hal yang saya bisa lakukan yaitu mendo’akan kamu agar kesabaran sejati bisa tumbuh di hati kamu.

saya mendapat beberapa pelajaran. Saya membuka facebook, muncul banyak notifikasi pada home screen. Saya buka notifikasi tersebut, dan ternyata itu notifikasi dari group. Disana ada postingan announce tentang kejadian semalam yang menimpa sahabat saya. Banyak kata-kata “sabar ” yang saya baca. Jadikanlah itu sebagai afirmas, karena itu akan membuatmu merasa lebih baik. Saya baca postingan berikutnya, ada hal yang sangat menarik dan itu tulisan yang benar-benar bagus. tulisan yang diposting oleh Fathia Rahma Nur Hanifa.

pensil : kamu tahu? Aku benar-benar menyesal

penghapus : untuk apa? Aku tidak melakukan sesuatu yang salah

pensil : Maaf, karena kamu terluka karena aku. setiap kali aku membuat kesalahan, kamu selalu ada untuk menghapusnya. . tetapi karena kamu membuat kesalahan-kesalahan saya hilang, kamu kehilangan bagian dari diri kamu. kamu mendapatkan sesuatu yg lebih kecil dan lebih kecil setiap saat.

penghapus : itu benar, tetapi aku tidak begitu keberatan. kamu melihat aku sedang dibuat untuk melakukan hal ini. aku sedang dibuat untuk membantu kamu setiap kali kamu melakukan sesuatu yang salah. meskipun, suatu hari, aku tahu aku akan pergi dan aku harus menggantikan diriku dengan yang baru, aku benar-benar senang dengan pekerjaanku. jadi tolong, berhenti khawatir. saya benci melihat kamu sedih :’)

it’s a great conversation. percakapan antara pensil dan penghapus yang kontradiksi tetapi ternyata mereka dapat melengkapi satu sama lain. kedua alat tulis tersebut dapat saling melengkapi, kita manusia yang memiliki perasaan dan organ tubuh yang sama, Jiwa yang sama, oksigen yang sama seharusnya dapat berbuat lebih dari itu. mari kita saling melengkapi agar beban sahabat-sahabat kita yang sedang merasa kehilangan dan kesepian merasa terlengkapi dengan eksistensi kita.