Photobucket

Aku merasa lelah..
Aku merasa aku harus beristirahat..
Aku harus beristirahat dari kenyataan yang tidak pernah aku harapkan..
Aku harus pergi berkelana ke negeri tempat aku mengubur angan-anganku..

Disana aku dapat mengulang masa lalu
Disana aku dapat merasakan sisa-sisa rasa yang sempat tersingkir dari kenyataan
Disana aku dapat merasa aku adalah diriku
Disana aku dapat bertemu denganmu

aku dapat menyentuh halus pipimu,
aku dapat melangkah sejauh langkahmu,
aku dapat bersepeda denganmu,
aku tidak perlu menghitung tiap detik ketika didekatmu..

Sepercik cahaya menyatu merayuku untuk menyusun segaris cerita untuk melintasi kenyataan
Mimpi-mimpi yang menggenang memercikan do’a bahwa ini bukan mimpi
Bukan untuk aku bersedih..
Bukan untuk aku menyediri..

aku merasakan udara mengalun jernih mengikis sepi yang terhembus..
aku merasa aku adalah peri kebahagiaan yang selalu menengada mengepakan sayap halus..
aku merasa kau bukanlah mimpi..
aku merasa kau adalah aku..

tapi aku bukanlah mimpi,
aku adalah kenyataan..

dunia yang membuatku merasa lelah untuk berlari,
dunia yang membuatku sulit untuk bernafas,
dunia yang tidak akan pernah bisa mempertemukanku denganmu

aku bukanlah mimpi,
aku adalah sayap yang hancur ketika aku menceritakan mimpiku..
aku ingin seperti mimpi..
aku ingin menjadi peri kebahagiaan..
aku ingin aku bukanlah kenyataan..
aku ingin menjadi mimpi..

aku bukanlah mimpi..
aku adalah kenyataan..
aku adalah keterbatasan..
aku adalah kekurangan..

hidupku adalah kenyataan..
mimpiku hanyalah bunga tidurku..

hidupku adalah kerja keras..
mimpiku bagaikan lintasan yang menjembatani masa depanku..

hidupku terbatas..

tapi..

mimpiku tidak..!!!

Originaly created by Irfan

Town image copied from Roman Kessler