Sebenernya aku udah menyiapkan satu cerpen sebagai konten blog ini. Udah ditulis dengan gaya penulisan yang berbeda tapi entah udah dicoba beberapa kali tulis ulang masih belum sreg, mungkin karena merasa ingin sempurna jadi terus ngerasa kurang. Diluar ekspektasi untuk pertama kalinya blog ini medapan endoresement berupa makanan. Dari awal temenku yang biasa kupanggil Ovi tiba-tiba nge-bbm trus aku mikir “no orang ngapain sih masih ngehubungin gue, udah nikah juga” sempet aku balas pendek-pendek. Eh ternyata dia mau ngasih endorsement, aku sudah suudzon, sorry ya hehe.

Aku akan membahas makanan asli dari lembang namanya “Moochi Lembang”. Aku sangat senang karena mochi adalah makanan kesukaanku, selain rasanya, aku suka namanya karena agak kejepang-jepangan. aku diberi satu mangkok yang katanya berisi 27 butir meskipun yang tertulis dimangkoknya cuman 9, katanya salah print but no problem yang penting isinya banyak.

Tertulis distikernya itu isinya 9 pcs. Ya katanya salah print, nanti kalo kamu beli Insya Alloh tulisannya sesuai dengan isinya. Aku gak begitu ngerti gimana caranya bikin mochi biar awet, karena aku ada keperluan dulu gak bisa langsung aku makan jadi mochinya aku simpan di lemari es lalu dimakan keesokan harinya. Mulailah moment dimana aku membuka mangkok moochi lembang yang sudah terbawa mimpi semalem.

Uuuuh, langsung aku ambil mochi yang berwarna merah disertai comotan adik dan ibu aku, kita makan bareng-bareng. Ketika masuk mulut, gigitan pertama rasanya ada sesuatu yang meledak seperti di-film god of cookery-nya Stephen Chow cuman yang ini beneran meledak dimulut, setelah dilihat ternyata isinya coklat lezat sekali.

Tanpa pikir panjang lalu kami memakan yang lainnya. Yang satu ini gak meledak dimulut tapi ada rasa semacam susu bubuk manis atau vanila gitu, maklum aku kan lulusan IT ya jadi yang sensitif logika bukan lidah aku hehe. Ini juga bisa menyimpulkan vanilla karena pendapat dari adik dan ibu aku meski itupun mungkin aja ngaco tapi so far sih sepertinya antara susu dan vanilla karena gak mungkin juga rasa kayu manis atau gula pasir. Menyadari setiap warna isinya berbeda lalu aku mencari warna lain. Yang tersisa warna hijau setelah warna kuning barusan kumakan. Gigitan pertama agak renyah hmmm sepertinya ini kerang nih, eh tapi bisa digigit, ternyata ini kacang, ya tidak salah lagi ini bener-bener kacang, aku tau betul rasa kacang gimana, kali ini penilaian aku gak meleset.

Warna merah isinya coklat, warna hijau isinya kacang, warna kuning isinya antara susu atau vanilla. So far sih aku paling suka yang coklat karena kulit mochi dan coklat itu benar-benar perpaduan yang sangat lezat, mungkin nantipun ketika kalian membeli moochi lembang ini keluarga kalian akan terbagi menjadi 3 grup. Tim coklat, tim kacang dan tim vanilla kalo aku karena suka dengan yang namanya ledakan, kata deidara di film naruto “Ledakan itu adalah seni” nah menurut aku seninya moochi lembang itu disitu. Isi yang variatif akan membuat kamu gak bosen. Sekedar saran ya, eh tapi siapa aku main kasih-kasih saran aja, makan juga gratisan, tapi bodo amat lah keinginan aku untuk ngasih saran ini sudah tidak bisa tertahankan. Akan lebih variatif jika rasa-rasa ini memang dibedakan dalam satu mangkok seperti mangkok kusus untuk isi coklat, mangkok kusus untuk isi kacang dan mangkok kusus untuk isi vanilla. Over all moochi lembang ini merupaka produk yang kreatif, unik dan meledak di mulut.

Untuk mangkok yang berisi 9 butir itu harganya IDR 15k, untuk yang berisi 27 itu harganya IDR 35k jadi yang aku makan ini harganya IDR 35k murah kan? murah lah untuk suatu kebahagiaan yang aku sebut “ledakan” hehe. Untuk pemesanan bisa lewat ig atau fb, search aja moochy lembang. Kalo pengen main-main ke tokonya coba google map ke Jl. Raya lembang no. 160 Saung Hurip trus datengin deh tuh tempatnya.